Senin, 10 Desember 2018
Senin, 06 Agustus 2018
Menjaga Kevalidan Data PMP SMP Negeri 3 Kutasari
Menjaga Kevalidan Data PMP SMP Negeri 3 Kutasari
Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 dan Undang-Undang Nomor 2 tahun 2003 mengenai Sistem Pendidikan Nasional, Kementrian Pendidikan dan Kebudayan telah menerapkan Penjaminan Mutu Pendidikan atau PMP baik pada satuan pendidikan dasar maupun menengah. Tujuan program PMP ini adalah mengawasi dan memastikan penyelenggaraan pendidikan oleh satuan pendidikan di seluruh Indonesia agar berlangsung sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan. Dalam rangka memfasilitasi pelaksanaan sistem penjaminan mutu dalam satuan pendidikan agar berjalan lebih efisien dan efektif, Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah mengembangkan Aplikasi Dapodikdasmen Penjaminan Mutu Pendidikan (PMP). Pengisian Aplikasi ini melibatkan seluruh unsur sekolah dari kepala sekolah, guru, komite sekolah, dan siswa.
Di SMP Negeri 3 Kutasari, pengisian aplikasi PMP dilakukan dengan asas menjaga kevalidan data kuesioner sehingga tujuan program PMP terpenuhi dan terpercaya. Proses yang telah berjalan pengisian kuesioner untuk guru dan kepala sekolah telah mencapai progres 80%. Sedangkan untuk siswa, pengisian PMP baru dimulai hari ini, Senin, tanggal 7 Agustus 2018. Bertempat di ruang perpustakaan SMP Negeri 3 Kutasari, sebanyak 15 siswa dibimbing dan didampingi untuk mengisi kuesioner PMP. Kegiatan ini bertujuan agar siswa tidak kesulitan dalam mengisi 166 butir pertanyaan yang ada dalam kuesioner. Pendampingan terbatas pada menjelaskan pernyataan atau pertanyaan yang ada dalam kuesioner, tanpa mengarahkan atau menggiring siswa untuk memilih suatu jawaban tertentu.
Kepala SMP Negeri 3 Kutasari, Arsyad Riyadi, S.Si, memimpin sendiri kegiatan pembimbingan pengisian PMP ini. Didampingi oleh Ibu Choirul Rahmawati, S.Pd dan Yuniasari Romadlon (Operator Sekolah), kegiatan ini diharapkan dapat membuat potret yang nyata tentang SMP Negeri 3 Kutasari sehingga tujuan dari program PMP tercapai.
Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 dan Undang-Undang Nomor 2 tahun 2003 mengenai Sistem Pendidikan Nasional, Kementrian Pendidikan dan Kebudayan telah menerapkan Penjaminan Mutu Pendidikan atau PMP baik pada satuan pendidikan dasar maupun menengah. Tujuan program PMP ini adalah mengawasi dan memastikan penyelenggaraan pendidikan oleh satuan pendidikan di seluruh Indonesia agar berlangsung sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan. Dalam rangka memfasilitasi pelaksanaan sistem penjaminan mutu dalam satuan pendidikan agar berjalan lebih efisien dan efektif, Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah mengembangkan Aplikasi Dapodikdasmen Penjaminan Mutu Pendidikan (PMP). Pengisian Aplikasi ini melibatkan seluruh unsur sekolah dari kepala sekolah, guru, komite sekolah, dan siswa.
Di SMP Negeri 3 Kutasari, pengisian aplikasi PMP dilakukan dengan asas menjaga kevalidan data kuesioner sehingga tujuan program PMP terpenuhi dan terpercaya. Proses yang telah berjalan pengisian kuesioner untuk guru dan kepala sekolah telah mencapai progres 80%. Sedangkan untuk siswa, pengisian PMP baru dimulai hari ini, Senin, tanggal 7 Agustus 2018. Bertempat di ruang perpustakaan SMP Negeri 3 Kutasari, sebanyak 15 siswa dibimbing dan didampingi untuk mengisi kuesioner PMP. Kegiatan ini bertujuan agar siswa tidak kesulitan dalam mengisi 166 butir pertanyaan yang ada dalam kuesioner. Pendampingan terbatas pada menjelaskan pernyataan atau pertanyaan yang ada dalam kuesioner, tanpa mengarahkan atau menggiring siswa untuk memilih suatu jawaban tertentu.
Kepala SMP Negeri 3 Kutasari, Arsyad Riyadi, S.Si, memimpin sendiri kegiatan pembimbingan pengisian PMP ini. Didampingi oleh Ibu Choirul Rahmawati, S.Pd dan Yuniasari Romadlon (Operator Sekolah), kegiatan ini diharapkan dapat membuat potret yang nyata tentang SMP Negeri 3 Kutasari sehingga tujuan dari program PMP tercapai.
Kamis, 15 Maret 2018
Gerakan Literasi Sekolah : Belajar Menulis Press Releas
GLS : Belajar Menulis Press Releas
Diawali dengan bernyanyi bersama, kegiatan dalam rangka mengisi jeda semester di SMP Negeri 3 Kutasari berjalan meriah. Bertempat di ruang laboratorium IPA pada tanggal 12 Maret 2018, kegiatan yang mengambil tema Belajar Menulis Press Releas diikuti oleh seluruh siswa kelas VII dan kelas VIII. Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Kutasari, Arsyad Riyadi, S.Si membuka acara tepat pukul 08.00. Beliau menyampaikan maksud dan tujuan diselenggarakan kegiatan ini adalah untuk mengenalkan siswa pada dunia jurnalistik terutama berkaitan dengan kemampuan siswa menulis press releas.
Kegiatan yang merupakan salah satu realisasi dari program literasi sekolah ini, diisi oleh Ryan Rachman, seorang wartawan sebuah koran harian ternama. Selama kurang lebih empat jam, pembicara menyampaikan materi tentang jurnalistik, dngan fokus tema tips menulis berita (press releas). Pembicara menyampaiakan materi dengan ringan dan menyenagkan sehingga waktu enpat jam tidak terasa lama dan tidak melelahkan, kata Revando, ketua OSIS SMP Negeri 3 Kutasari.Di akhir kegiatan semua siswa mempraktekan langsung membuat press releas tentang kegiatan tersebut.
Publikasi dari kegiatan ini salah satunya termuat di Harian Suara Merdeka tanggal 13 Maret 2018 dengan judul artikel 'Siswa SMP 3 Kutasari Diajak Tingkatkan Literasi".
Selasa, 06 Maret 2018
Diam
DIAM KU
Oleh Choirul Rahmawati
Diamku bukan aku tak peduli
Diamku bukan aku tidak mau mengerti
Diamku hanya ingin membatasi
Diamku hanya aku ingin sendiri
Diamku bisa satu arti
Diamku bisa berjuta narasi
Diamku bisa jadi salah arti
Diamku bisa jadi koreksi diri
Dalam diam ada keraguan
Dalam diam ada kegundahan
Dalam diam ada ketenangan
#pada sebuah perjalanan 27/02/18#
Oleh Choirul Rahmawati
Diamku bukan aku tak peduli
Diamku bukan aku tidak mau mengerti
Diamku hanya ingin membatasi
Diamku hanya aku ingin sendiri
Diamku bisa satu arti
Diamku bisa berjuta narasi
Diamku bisa jadi salah arti
Diamku bisa jadi koreksi diri
Dalam diam ada keraguan
Dalam diam ada kegundahan
Dalam diam ada ketenangan
#pada sebuah perjalanan 27/02/18#
Hujan, Lapar dan Kehilangan
Hujan, Lapar dan Kehilangan
Tepat saat hujan turun siang itu
sebagian orang berhamburan mencari tempat berteduh
pantulan sisa sinar matahari
belum mampu menjelma pelangi
aku masih tetap berdiri, tegak di atas dua kaki
lengkap dengan kegalauan yang kian jelas meretas mimpi
Tepat saat air hujan mulai membasahi muka
air yang lama tergenang di sudut mata
mulai menetes satu demi satu bergantian
menjadi rancu manakah hujan manakah tangisan
Aku selalu mendamba hujan
meski hujan kian menambah lapar
tapi mampu mendinginkan lara-lara
yang membuatku tersungkur terkapar
tentang kisah yang tak pernah sudah
tentang mimpi yang terus bersiteru tak pernah usai
tentang harapan yang terlampau jauh dari kenyataan
Pada hujan aku hantarkan
sebuah jiwa yang kosong harapan
yang melemah dalam tawa yang selalu kupertontonkan dengan pongah
yang melemah dalam kata pembelaan yang kian terengah
yang melemah dalam rasa yang kian lama kian jengah
Pada hujan aku adukan
sebuah lara kehilangan
yang tak pernah mampu kuceritakan
bahkan pada diri sendiri
pun tak mampu kubuat pengakuan
Tepat saat hujan turun siang itu
sebagian orang berhamburan mencari tempat berteduh
pantulan sisa sinar matahari
belum mampu menjelma pelangi
aku masih tetap berdiri, tegak di atas dua kaki
lengkap dengan kegalauan yang kian jelas meretas mimpi
Tepat saat air hujan mulai membasahi muka
air yang lama tergenang di sudut mata
mulai menetes satu demi satu bergantian
menjadi rancu manakah hujan manakah tangisan
Aku selalu mendamba hujan
meski hujan kian menambah lapar
tapi mampu mendinginkan lara-lara
yang membuatku tersungkur terkapar
tentang kisah yang tak pernah sudah
tentang mimpi yang terus bersiteru tak pernah usai
tentang harapan yang terlampau jauh dari kenyataan
Pada hujan aku hantarkan
sebuah jiwa yang kosong harapan
yang melemah dalam tawa yang selalu kupertontonkan dengan pongah
yang melemah dalam kata pembelaan yang kian terengah
yang melemah dalam rasa yang kian lama kian jengah
Pada hujan aku adukan
sebuah lara kehilangan
yang tak pernah mampu kuceritakan
bahkan pada diri sendiri
pun tak mampu kubuat pengakuan
Di Puncak
Menggapai puncak
Demi impian kita
Hidup bersama
Tak ada ego
Tak ada kebohongan
Naik bersama
Hujan, Headset, dan Telingamu
Hujan, Headset, dan Telingamu
Siang ini hujan turun dengan terpaksa
Tak ada hitam di langit Hujan pun menetes perlahan
kuambil headset yang biasa menutupi telingamu
Headset yang kaupakai saat hujan tak terkira
Rintik hujan yang perlahan
Membuat suasana tak menentu
Kegelisaanku memuncak mana kala rintik hujan semakin habis
Headset yang kupinjam
Tak bisa meredam
Ada yang berbeda telingamu dan telingaku
Kutaruh kembali headset
Berharap dirimu yang memakainya kembali
Karangjengkol, 7 Maret 2018
Siang ini hujan turun dengan terpaksa
Tak ada hitam di langit Hujan pun menetes perlahan
kuambil headset yang biasa menutupi telingamu
Headset yang kaupakai saat hujan tak terkira
Rintik hujan yang perlahan
Membuat suasana tak menentu
Kegelisaanku memuncak mana kala rintik hujan semakin habis
Headset yang kupinjam
Tak bisa meredam
Ada yang berbeda telingamu dan telingaku
Kutaruh kembali headset
Berharap dirimu yang memakainya kembali
Karangjengkol, 7 Maret 2018
Sabtu, 03 Maret 2018
Mengenal Adobe Animate
Mengenal Adobe Animate CC
Bagi Anda pecinta Flash, tampilan Animate CC ini boleh jadi semakin memikat hati. Dari tampilan awalnya sangat berbeda juga dengan versi Flash sebelumnya, yaitu Flash CC pa lagi Flash CS dan sebelum-sebelumnya lagi.Setelah loading ada beberapa pilihan, yang jelas setelah edisi Flash cc tidak muncul lagi ActionScript 2.0. Tapi lupakan itu, tidak boleh tidak memang harus migrasi ke ActionScript 3.0.
Jadi saya pilih saja ActionScript 3.0 dan akan muncul lembar kerja sebagai berikut.
Tool di atas benar-benar kalian pahami. Tool tersebut nantinya yang akan digunakan untuk membuat berbagai obyek..ya alat gambar gitu lah.
Sebelumnya maaf. Menjelaskan dengan gaya ini pasti akan diprotes oleh teman-teman saya. Yach…ada yang menanyakan Adobe Animate sih makanan apa? Flash itu program apaan ya?
Jawaban saya : Saya juga bingung..hehehehe
Sebelumnya, bagi yang sudah biasa bekerja dengan Flash baik versi Macromedia atau Adobe Flash abaikan bagian ini. Bahkan kalau perlu langsung saja lari..action..bikin produk yang nyata secara tuntas.
(Emangnya ada ya produk yang nggak nyata atau nyata tapi tidak tuntas :D)
Flash (baca Adobe Animate) digunakan untuk membuat aberbagai animasi. Animasi ini bisa diterapkan di mana saja, misalnya film animasi, animasi pendidikan, animasi iklan, dan lain-lain. Termasuk juga digunakan untuk membuat media pembelajaran/presentasi interaktif, game, dan lain-lain. Apa sih yang tidak bisa dilakukan oleh Flash (baca : Adobe Animate).
Film animasi tentunya kalian sudah sering melihatnya ya. Sepeti Sopo dan Jarwo, Upin dan Ipin, Naruto, Keluarga Somad, termasuk juga film animasi layar lebar seperti Lion King ya.
Sebelum merambah lebih jauh kepada dunia animasi, kita bisa mengawali dengan belajar menggambar terlebih dulu. Apa yang akan dianimasikan (baca : digerakkan) kalau bukan suatu obyek. Jadi, mari kita latihan menggerakan mouse kita sehingga nanti akan lebih alamiah seperti ketika menggambar secara seperti biasa.
Berikut contoh gambar yang dibuat untuk kepentingan pembelajaran matematika, yaitu membuat ornamen geometri (materi apa pula itu ya).


Dengan tool dasar yaitu rectangle dan dikasih lekukan sedikit bisa menghasilkan gambar seperti di atas. Bagaimana? Mau lanjut belajar bikin animasi?
Tapi belajar menggambar dulu ya? Gak papa deh coretan-coretan dulu di kertas. Ntar saya bantu memindahkan di laptop/komputer.
Oks..siswa-siswaku, khususnya di SMP Negeri 3 Kutasari (alias Spentriku) selamat berkarya.
Jawaban saya : Saya juga bingung..hehehehe
Sebelumnya, bagi yang sudah biasa bekerja dengan Flash baik versi Macromedia atau Adobe Flash abaikan bagian ini. Bahkan kalau perlu langsung saja lari..action..bikin produk yang nyata secara tuntas.
(Emangnya ada ya produk yang nggak nyata atau nyata tapi tidak tuntas :D)
Flash (baca Adobe Animate) digunakan untuk membuat aberbagai animasi. Animasi ini bisa diterapkan di mana saja, misalnya film animasi, animasi pendidikan, animasi iklan, dan lain-lain. Termasuk juga digunakan untuk membuat media pembelajaran/presentasi interaktif, game, dan lain-lain. Apa sih yang tidak bisa dilakukan oleh Flash (baca : Adobe Animate).
Film animasi tentunya kalian sudah sering melihatnya ya. Sepeti Sopo dan Jarwo, Upin dan Ipin, Naruto, Keluarga Somad, termasuk juga film animasi layar lebar seperti Lion King ya.
Sebelum merambah lebih jauh kepada dunia animasi, kita bisa mengawali dengan belajar menggambar terlebih dulu. Apa yang akan dianimasikan (baca : digerakkan) kalau bukan suatu obyek. Jadi, mari kita latihan menggerakan mouse kita sehingga nanti akan lebih alamiah seperti ketika menggambar secara seperti biasa.
Berikut contoh gambar yang dibuat untuk kepentingan pembelajaran matematika, yaitu membuat ornamen geometri (materi apa pula itu ya).
Dengan tool dasar yaitu rectangle dan dikasih lekukan sedikit bisa menghasilkan gambar seperti di atas. Bagaimana? Mau lanjut belajar bikin animasi?
Tapi belajar menggambar dulu ya? Gak papa deh coretan-coretan dulu di kertas. Ntar saya bantu memindahkan di laptop/komputer.
Oks..siswa-siswaku, khususnya di SMP Negeri 3 Kutasari (alias Spentriku) selamat berkarya.
Rabu, 28 Februari 2018
Menggambar Dayung Menggunakan Flash
Menggambar Dayung Menggunakan Flash
Salah satu kekuatan Flash bukan hanya dalam pembuatan animasi, simulasi maupun interaktifitasnya melalui ActionScript. Tetapi juga digunakan untuk membuat grafik/gambar dengan cara cepat, hasil memuaskan dan kecil ukurannya.
Untuk membuat gambar tersebut, cukup menggunakan tool yang sederhana dari flash. Dan cukuplah pakai flash versi 8 bahkan yang lebih rendah.
| Menggambar menggunakan Flash |
Gunakan Line Tool dan Rectangle Tool, kemudian atur pewarnaannya dengan menggunakan gradien tipe linier.
Paling tidak sampai 10 menit, gambar yang diinginkan sudah jadi.
Selamat berkarya
Jumat, 23 Februari 2018
Hakekat Bicara
Banyak hal yang bisa dirangkum dari
kegiatan Training Motivasi hari ini (versi saya). Beberapa yang berhasil
dicatat untuk dipantanglupakan diantaranya adalah sebagai berikut :
- Berbicara itu mempengaruhi. Seorang motivator agar bisa memotivasi tentu harus mempunyai gaya bicara yang bagus. Gaya bicara yang bisa mempengaruhi. Tegas, percaya diri, semangat, positif, namun tidak melupakan kelemahlembutan. Karena dimana pun hanya kelemahlembutan lah yang bisa menyentuh hati.
- Berbicara adalah awal sukses. Awal dari semua program kesuksesan adalah bicara dengan diri sendiri, membuat komitmen besar untuk diri sendiri. Dimulai dengan interospeksi diri, membuat target atau capaian diri, kendali diri namun tetap pantang lupa diri.
- Berbicara itu bisa menjadi air mata. Menyampaikan kerinduan akan pelukan orang tua, menyampaikan penyesalan akan kenakalan selama ini, beberapa terucap jelas, beberapa terbata-bata dan beberapa hanya berupa air mata.
- Berbicara itu hambatan. Ternyata banyak bicara bisa menghambat kinerja. Hal ini disajikan indah dalam suatu permainan 'pindah tempat'. Betapa penghalang tercapainya suatu target adalah akibat dari kegiatan berbicara. Berbahaya sekali jika terjadi di lingkungan kerja. Pilih sedikit bicara banyak bekerja atau banyak bicara sedikit bekerja?
- Berbicara belum tentu berkomunikasi. Ini yang berbahaya. Ketika berbicara menyampaikan sesuatu kepentingan tapi tidak langsung dengan yang bersangkutan. Maka kepentingan itu sendiri akan jadi tersamarkan karena tertimbun kepentingan baru. Hal ini terjadi pada permainan estafet air, komunikasi yang orang paling depan dengan orang paling belakang terhalang oleh kepentingan komunikasi orang yang berada di antaranya.
- Berbicara itu berbahaya. Ini terjadi jika mengikuti gaya bicara sengkuni. Adu domba. Ibarat memancing di air yang keruh. Orang bodoh bisa dengan mudah membedakan mana sengkuni mana sahabat namun tidak bagi orang jenius. Orang jenius terbiasa berpikir cepat terkadang menyimpulkan beberapa hal pun secepat kilat mengerjakan soal HOTS sehingga tidak bisa membedakan mana sengkuni dan mana sahabat. Catatan keenam ini didapatkan pada permainan menonton hujan. Dan mungkin hanya saya yang mendapatkannya. (Saya beruntung)
Training Motivasi Kelas IX
![]() |
| Training Motivasi SMP N 3 Kutasari |
Jum'at, 23 Februari 2018 bertempat di Ruang laboratorium IPA, SMP Negeri 3 Kutasari menggelar acara Training Motivasi untuk anak Kelas IX. Dari 93 siswa Kelas IX, 92 siswa hadir didampingi oleh orang tua/ wali siswa. Satu siswa atas nama Adi Setiawan dari Kelas IXA berhalangan hadir karena sakit.
Kegiatan dimulai pukul 07.50 WIB -mundur 35 menit dari jadwal semula- diawali dengan Sosialisasi Ujian Nasional yang disampaikan oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Kutasari, Arsyad Riyadi, S.Si. Sosialisasi disajikan secara singkat, padat namun semoga jelas dimengerti oleh seluruh tamu undangan yang hadir. Meskipun dengan penuh kesederhanaan, baik dari segi tata tempat maupun fasilitas lain, namun seluruh tamu yang hadir antusias mengikuti seluruh kegiatan (menjadi catatan yang mengharukan). Sosialisasi Ujian Nasional ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Anjar Subekti, S.Pd.
Tepat pukul 8.30 WIB kegiatan inti yaitu Training Motivasi dimulai. Dibawakan oleh Pak Gangga, motivator dari Global Sukses Purwokerto, dengan penuh semangat berusaha membangkitkan motivasi sukses untuk siswa dan orang tua. Selama tiga jam penuh, sang motivator menguasai ruangan memberikan pengaruh-pengaruh positif pada seluruh yang hadir di ruangan. Jam 11.30 acara selesai dan dilanjutkan dengan Sholat Jumat berjamaah.
Setelah Sholat Jumat, siswa Kelas IX melanjutkan kegiatannya bersama Tim dari Global Sukses dengan agenda permainan beregu. Tentunya bukan sembarang permainan. Namun permainan yang mempunyai filosofi dan pengaruh positif pada diri siswa. Diguyur hujan lebat, ditemani petir yang bersautan, sungguh tak tampak lelah dan tak tampak dingin, yang tampak dari semuanya hanya kegembiraan saja. Acara berakhir tepat pukul 16.00 WIB. Semoga semua yang dialami hari ini membawa pengaruh positif bagi seluruh seluruh siswa Kelas IX. Semoga.




























